Tujuh Tips agar Pencernaan Lancar Setiap Hari

Pernah gak sih kamu ngrasa perut tiba-tiba kembung, mual, produksi gas berlebihan dan berbagai gangguan pencernaan lainnya yang membuat bener-bener gak nyaman. Jika kemudian kamu adalah pelanggan masalah pencernaan, selain pola makan maka koreksi pola hidup secara keseluruhan adalah hal mutlak yang perlu untuk kamu benahi segera. Jangan pernah berhenti makan hanya karena pencernaanmu bermasalah, justru kamu harus cukup makan. Yang penting adalah memilih bahan yang tepat agar makanan yang di asup tidak memperparah masalah pencernaan.

Setidaknya ada tujuh tips umum agar pencernaan kita menjadi lancar

7 Tips agar pencernaan Lancar

  1. Makan secara teratur
Makan teratur

Pernah ada anekdot yang berbunyi “awalilah harimu dengan sarapan bukan sekedar senyuman biar siangnya gak kelaparan”. “Petuah” tersebut benar adanya, pada dasarnya organ tubuh kita punya kemampuan adaptasi yang kece banget, jika kita mulai membiasakan diri dengan sarapan pukul 07.00 di pagi hari maka di jam tersebut organ pencernaan kita akan memproduksi ezim cerna. Jika misalnya saja satu hari kita terlamba sarapan maka asam lambung yang sudah terlanjur terproduksi akan menjerit meminta tugasnya segera di laksanakan. Nah jeritan si asam lambung inilah yang kemudin menjadi keluhan Magh dan menimbulkan deretan masalah pencernaan yang lainnya

  1. Makan bertahap
Makan secara bertahap

Ngaku gak kalau kalian termasuk salah satu golongan yang punya kebiasaan makan besar yang porsinya benar-benar porsi besar. Misalnya nih gini, di saat jam makan siang, anda bisa menghabiskan satu piring nasi penuh dan komplit beserta berbagai pendamping serta tak lupa satu gelas besar minuman manis dingin dan di tutup dengan cemilan dan makan buah. Berapa kira-kira waktu yang dihabiskan melumat semua kudapan itu? Rata-rata akan menghabiskan wktu setengah hingga satu jam kan?

Secara biologis Lambung memiliki kapasitas normal, ia bisa bekerja dengan baik jika kapasitasnya tidak berlebihan. Lihatlah sebuah mesin blender, jika isinya kita penuhi dengan sesak maka yang akan terjadi adalah blender menjadi macet atau bahkan tak berfungsi kembali.

Cara makan yang baik adalah makan secara bertahap, jika setelah menghabiskan satu porsi nasi beserta laup pauk, berilah jeda pada tubuhmu setengah sampai satu jam untuk jenis cemilan berikutnya. Jika kita telah menyantap makan besar yang padat karbohidrat maka sebaiknya tidak meminum sesuatu yang manis serta mengandung banyak gula.

Saat makan, berilah kesempatan masing-masing organ tubuh bekerja sesuai tanggungjawabnya masing-masing. Kunyahlah makanan di mulut dengan baik dan lumat untuk memudahkan kerja lambung.

  1. Penuhi asupan serat harian
Penuhi asupan serat

Rasanya bukan hal asing jika kita sering mendengar ada anjuran makan tiga sampai dengan lima porsi sayur dan buah dalam satu hari. Kalaupun tidak bisa memenuhi anjuran ini setidaknya kita makan buah dan sayur walaupun porsinya lebih sedikit.

Satu hal yang sering menjadi anggapan keliru untuk sebagian besar masyarakat Indonesia adalah mengkonsumsi buah sebagai makanan penutup, its big no ya saudara-saudara, ubahlah kebiasaan buruk tersebut. Makanlah buah hanya saat perutmu kosong tanpa sebelumnya terisi roti bakar, sandwich, telur rebus atau bahkan seporsi nasi uduk.

  1. Cukup konsumsi air putih
Cukup Konsumsi Air Putih

Aaaaah aku minum air aja uda langsung jadi daging, makanya walau minum air putih doank ya tetep aja jadi lemak dan bikin badan makin melebar.

Hellooooow??? Air apa dulu nih yang di minum? Sirup manis di dalam semangkok sup buah yang udah di tambahin susu kental manis? Ya iyalah, masak ya iya dong kalo badanmu di jamin tambah melebar dan bukannya meninggi (berasa pingin ngunyah daun kelor di tambah daun pepaya di pojokan kalau abis terima curhatan model begini)

Oke, jadi gini ya guyz,air itu adalah kompenen paling penting dalam pencernaan. Pertama karena ia diperlukan untuk melumatkan makanan dan melarutkan zat gizi. Tanpa kecukupan air maka zat gizi yang baik akan sulit dicerna dan diserap. Enzin cerna akan kesulitan mengurai makanan kalau makanan tersebut tidak lumat dalam bentuk bubur encer. Selain itu air dan serat adalah duo sejoli yang tak mungkin dipisahkan apalagi kalau sampai di talak tilu.

Serat saja tanpa air akan membuat makanan menjadi bervolume dan sulit dikeluarkan dari usus besar.

Apakah penting meminum 7-8 gelas air putih setiap hari? Kembali kepada kondisi masing-masing orang, karena kadar kebutuhan air untuk setiap orang bisa jadi akan berbeda. Salah satu hal mudah melihat kecukupan air kita adalah dari seberarapa banyaknya frekuensi buang air baik kecil maupun besar kita. Warna urine yang cenderung kuning pekat menandakan kita kekurangan cairan, dan sembelit atau konstipasi adalah salah satu alarm bahwa tubuh kita butuh asupan air yang lebih.

  1. Lakukan olahraga ringan secara teratur
Olahraga secara teratur

Lakukan olahraga ringan namun teratur daripada olahraga berat, cardio, aerobik dsb namun hanya seminggu, sebulan atau parahnya setahun sekali saja. Sadarilah bahwa usus kita memiliki kemampuan gerak mendorong makanan yang disebut gerak peristaltik. Karena adanya gerakan ini maka makanan bisa berjalan satu arah hingga ampasnya dikeluarkan dari tubuh dan efeknya adalah pencernaan menjadi lancar. Sebaliknya jika kita hanya duduk, melamun bertopang dagu mikirin mantan yang udah naik duluan kepelaminan, ujung-ujungnya cuman bikin jadi sembelit.

Ajaibnya lagi aktifitas fisik yang rutin dilakukan akan merangsang metabolisme anggota tubuh. Kalau nih, kalau ya… metabolisme tubuh lancar, maka organ pencernaan seperti pankreas, dan kantong empedu pun menjadi aktif dan mengurangi resiko salah cerna.

  1. Manajeman stress
Manajemen Stres yang baik

Apaan? Emang stress bisa berdampak ya sama pencernaan? Yes saya orang yang telah membuktikannya. Karena faktanya di saat kita stres, lambung akan memproduksi cairan asam jauh lebih banyak sebagai reaksi tubuh atas ke-stresan kita tersebut, walaupun kita tidak dalam kondisi tengah makan. Akibatnya asam lambung mencerna lapisan dinding lambung padahal seharusnya fungsi asam lambung ini sebagai salah satu pengawal untuk mencerna makanan yang masuk ke lambung. Nah jika keadaan ini berlangsung terus menerus menjadi pemicu magh.

Beristirahatlah yang cukup, lakukan relaksasi, dan berilah kesempatan tubuh untuk mengikhlaskan sakit maupun penderitaan yang ada agar stres menjadi tidak berkepanjangan.

  1. Beri jeda tubuh untuk melaparkan diri
Beri Jeda tubuh untuk lapar

Saat kita mengalami salah cerna akibat makan yang overload dan kebablasan, ada baiknya menghubungi tenaga medis untuk mendapatkan pertolongan pertama. Setelah itu alangkah baiknya jika mengistirahatkan sejenak organ tubuh kita terutama organ cerna. Barulah makan jika memang benar-benar merasa lapar. Atau jika perlu lakukan puasa secara rutin. Karena sebenarnya di saat kita lapar, tubuh akan menyiagakan semua organ cerna sehingga lebih siap menerima makanan.

Follow me on Social Media

Leave a Reply