Cake Ubi Cilembu

Bermula dari rasa penasaran emak pada taste ubi cilembu dari salah satu cafe romantis di Bandar Lampung yang pernah menjadi pengisi sponsor di acara Milad Tapis Blogger, berhubung saat itu emak belum berkesempatan nyicipin langsung (secara puas) maka baru di kesempatan kali ini lah emak berhasil nyicipin bagaimana taste dan tekstur dari ubi cilembu produksi Griya Oebi.

Icip punya icip teksturnya cukup padat, manis yang cukup (tidak terlalu manis), cukup lah di lidah emak 😁 berhubung anak-anak di rumah gak terlalu suka makan ubi yang apa adanya, jadilah emak berkreasi mengolah itu ubi menjadi cake dengan harapan bakalan di lirik sama krucils πŸ˜‚

Pilihan emak jatuhkan ke olahan cake dengan metode sponge cake, di mana cake yang di olah dengan pengocokan telur, gula dan kadang di tambah dengan emulsifier baru kemudian setelah mengental akan di tambahkan beberapa bahan pelengkap. Kenapa pilihan jatuh ke sponge cake? Just simple, karena emak lagi males cuca cuci pengocok mikser πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Ternyata hasilnya belum terlalu maksimal, mungkin karena faktor ubi cilembu yang lebih padat di bandingkan pisang dan tape singkong yang cenderung memiliki kadar air lebih tinggi dari pada ubi cilembu, sehingga tekstur cake yang di coba emak hari ini cenderung Β padat walaupun masih cukup moist untuk ukuran lidah emak. Salah satu trik yang emak gunakan untuk menyamarkan rasa ubi cilembu di dalam cake, emak menggunakan bubuk spekuk di dalam adonan, sehingga ketika cake di panggang maupun setelah matang tercium aroma wangi spekuk yang cukup mengundang penasaran indra penciuman krucils dan penghuni seisi rumah.

Penggunaan telur yang cukup banyak di resep ini dengan harapan mampu mendongkrak cake agar dapat berkembang cukup maksimal. Saat pengocokan telur dan gula dapat juga di tambahkan emulsifier agar kocokan telur dan gula cepat mengental dan kaku terlebih jika adonan mengantri (mengerjakan beberapa cake, dan cake mengantri untuk dapat nomer urut masuk ke oven). Namun di penggunaan kali ini emak tidak memasukkan bahan pengemulsi dengan alasan meminimalisir bahan kimia plus memang emak lagi gak ngantri adonan untuk masuk ke dalam oven 😁

Next time mungkin emak akan mencoba olahan cake ubi cilembu menggunakam sistem butter cake atau teknik pengolahan seperti ketika emak biasa mengolah brownies agar bisa merasakan perbedaan hasil dari kedua jenis teknik pengocokan cake.

Dan inilah resep cake ubi cilembu yang di-trial and error oleh emak kali ini :

Bahan-bahan :

500gr Ubi Cilembu (haluskan dengan garpu)

8 telur ayam

1 sdt pasta vanilla

200 gr gula pasir halus

180 gr tepung terigu protein sedang

1 sdt bubuk spekuk

1 sdt BPDA

200gr margarin, di cairkan

1/2 sdt garam halus

Cara Membuat :

  1. Kocok telur, pasta vanilla dan gula hingga mengembang dan mengental
  2. Di tempat terpisah campur tepung terigu, BPDA, bumbu spekuk dan garam halus hingga rata, saring halus
  3. Campur secara bergantian ubi cilembu, adonan kering dan margarin cair ke dalam kocokan telur
  4. Pastikan adonan menjadi homogen, karena adonan yang tidak bercampur rata dan cenderung terpisah antara adonan basah dan yang lainnya akan memicu cake menjadi bantat
  5. Tuang ke dalam loyang persegi ukuran 22*22*4 yang telah di alasi kertas roti
  6. Panggang dalam oven panas dengan suhu 180`c hingga matang

Silahkan mencoba dan jangan lupa bisikin emak kalau sudah jadi ya, biar emak bisa bertandang dan nyicipin hasil re-cook kalian 😊

Follow me on Social Media

1 Comment

  1. Yeay Ketemu HokBen di Lampung – My Room, My Stories, My Journey October 20, 2018 at 6:22 am

    […] silakan berburu gih, terjangkau kan d HokBen Lampung. Semoga bermanfaat. Emak mau nyemil cake ubi […]

Leave a Reply